Cara Analisa Kadar Jumlah Padatan (KJP) ?Total Solid Content (TS)

ANALISA KADAR JUMLAH PADATAN (KJP)

Alat Bantu : Neraca analitis, Pinggan aluminium, botol timbang,Oven



Sebelum Analisa

  1. Pastikan alat bantu sudah tersedia
  2. Pesiapkan contoh latex yang akan diperiksa
  3. Pastikan alat pelindung diri sudah dipakai
Analisa
  1. Siapkan Distilled Water secukupnya
  2. Aduk contoh dalam botol contoh
  3. Timbang pinggan aluminium yang bersih dan kering (A)
  4. Tuang 2,5 ± 0,5 gram latex kedalam pinggan aluminium dan timbang (B)
  5. Keringkan pinggan aluminium / kaca yang berisi contoh dalam oven selama 2 jam pada temperatur 100 ± 5 ˚C atau selama 16 jam pada temperatur 70 ± 2 ˚C.
  6. Dinginkan dalam desicator selama 15-30 menit.
  7. Timbang pinggan Aluminium berisi film kering (C)
  8. Lakukan perhitungan dengan rumus sebagai berikut : 
                                             C    -   A
          % KJP (TSC) = ---------------------- x 100 %
                                             B   -    A  

           Jika perlu buat duplikat, dan hasil dapat diterima jika perbedaan % KJP (TSC) ≤ 0,15 %.

Analisa Kadar Karet Kering dalam latex (DRC)

ANALISA KADAR KARET KERING DALAM LATEX


Alat Bantu : Neraca analitis, botol timbang, cawan aluminium beserta tutupnya, gilingan krep, oven, penangas air, pengaduk.



Sebelum Analisa

  1. Pastikan alat bantu sudah tersedia
  2. Persiapkan contoh latex yang akan diperiksa
  3. Pastikan alat pelidung diri sudah dipakai.
  4. Persiapkan bahan-bahan kimia (reagent) sebagai berikut :
  • Larutan Formic Acid 5%  : Larutkan Formic Acid C.P kedalam 95 ml distiked Water.
  • Distilled Water.
Analisa
  1. Aduk Contoh dengan membolak balikkan botol contoh, tanpa membuka tutup botol contoh.
  2. Timbang cawan Aluminium kosong beserta tutupnya (a).
  3. Tuangkan 8 - 10 gr contoh latex atau 50 - 60 gr contoh Skim kedalam cawan Aluminium dan tutup dengan rapat.
  4. Kemudian segera timbang cawan Aluminium yang berisi contoh latex atau skim (b), maka berat contoh = W = b - a (gr).
  5. Tambahkan 5 ml air suling ( untuk latex pekat dan untuk latex kebun atau skim tidak perlu ditambah air) dan diaduk agar homogen.
  6. Tambah Formic Acid 5%  untuk latex dan Formic Acid 95 % untuk Skim sambil diaduk hingga terbentuk gumpalan sempurna, ditandai dengan terbentuknya serum yang jernih. Untuk mempercepat penggumpalan, cawan berisi latex tersebut bila diperlukan dapat dipanaskan pada penangas air.
  7. Gumpalan digiling hingga terbentuk crepe yang ketebalannya antara 0,6 - 2 mm.
  8. Keringkan crepe didalam lemari pengering (oven) pada suhu 100 ± 5˚C selama ± 60 menit (sample timbangan tetap).
  9. Crepe yang telah kering sempurna didinginkan di dalam desicator kemudian ditimbang = WK (gr).
  10.  Lakukan Perhitungan dengan Rumus sebagai berikut
  11.                                                      
                                                           WK x 100 %
                       % KKK (DRC)  = ------------------------
                                                                  W



\






    Analisa Amonia NH3 dalam latex

    MENGANALISA KADAR AMONIA (NH3) DALAM LATEX NORMAL, LATEX INPROCESS, LATEX PEKAT (FINISHED GOODS) DAN UNTUK PENERAPAN % NH3 PADA LARUTAN AMONIA.

    Alat Bantu : Neraca Analitis, bottol timbang, beaker glass,buret.

    Sebelum Analisa

    1. Pastikan alat bantu sudah tersedia
    2. Periksa kondisi contoh latex dalam botol yang di terima
    3. Pastikan alat pelidung diri sudah dipakai.
    4. Persiapkan bahan-bahan kimia (reagent) sebagai berikut :
    • Larutan Standard H2SO4 0,1N (Periksa secara Periodik Normalitas Larutan
              a. Pembuatan Larutan.
                  Larutkan 2,75 ml H2SO4 pekat ( SG = 1,84 ) dengan distilled water hingga menjadi 1 liter.
              b. Standarisasi Larutan
                  - Pipet 15 ml larutan H2SO4 yang ingin diketahui normalitasnya, masukkan ke dalam erlenmeyer 125 ml
                  - Tambahkan indikator Phenolphtelein 3 tetes 
                  - Titrasi dengan larutan KOH 0,5 N.

                                        Normalitas KOH x ml Test (KOH)
    Normalitas H2SO4 = --------------------------------------------
                                                     ml H2SO4 

               c. Larutan Indikator Phenophtalein (PP)
                   Cara pembuatan dan Standarisasinya lihat pada cara kerja Larutan Asam Sulfat 10 N
               d. Larutan KOH 0,5 N
                   Cara pembuatan dan Standarisasinya lihat pada cara kerjaa KOH dan pH
    • Indikator Methyl Red 0,1 %
              Larutkan 0,1 gr Methyl Red powder dalam 65 ml Ethanol 95 %, kemudian encerkan dengan distilled water sebanyak 35 ml.
    • Distilled Water.
    Analisa
    1. Timbang botol contoh yang kosong.
    2. Masukkan contoh latex kedalam botol timbang ± 3 gram dan timbang botol isi latex. Hitung perbedaan berat antara botol kosong dan botol isi latex ( W = berat contoh )
    3. Tuangkan Latex dalam botol tersebut kedalam beaker glass yang telah berisi ± 250 ml distilled water.
    4. Titrasi dengan H2SO4 0,1 N dengan menggunakan beberapa tetes indikator Methyl Red.
    5. End Point jika warna telah berubah dari kuning menjadi merah jambu muda (pink) catat Volume/cc dari H2SO4 0,1N (=V)
    6. Lakukan Perhitungan dengan Rumus sebagai berikut:
                                                                  V x N x 1,7
                       % NH3 on total Wt = ------------------------
                                                                          W


                                                       % NH3 on total Wt
                     % NH3 on H2O = -----------------------------
                                                            1 - TSC/100





    Parameter Analisa Latex

    PARAMATER ANALISA YANG AKAN DILAKUKAN PADA PEMERIKSAAN LATEX

    1. Menganalisa Kadar Amonia ( NH3 dalam Latex dan penetapan % NH3 pada larutan Amonia
    2. Menganalisa Kadar Karet Kering (KKK=DRC) dalam latex
    3. Menganalisa Kadar Jumlah padatan - KJP = (TSC) dalam latex
    4. Menganalisa Bilangan Asan Lemak Eteris (VFA / Pno ) pada latex
    5. Menganalisa Bilangan KOH dan pH dalam latex
    6. Menganalisa Waktu Kemantapan Mekanik ( MST) dalam latex
    7. Menganalisa Kadar Magnesium dalam Latex
    8. Menganalisa Pemeriksaan Specific Gravity Latex AT29˚C BY Picnometer
    9. Menganalisa Kadar Sediment dalam latex.
    10. Menganalisa Kadar Coagulup dalam latex
    11. Menganalisa Kadar Tembaga Dan Kadar Mangan dalam Latex
    12. Menganalisa Uji Warna Latex.
    13. Menganalisa Uji Bau Latex
    14. Cara pengambilan contoh Coagulump & Out Side Rubber .

    Metode Analisa Bilangan Asam Lemak Eteris (VFA /Pno) dalam Latex.

    Cara Analisa Bilangan Asam Lemak Eteris (VFA/Pno) dalam latex Kata Pengantar : Metode Analisa Bilangan Asam Lemak Eteris (VFA /Pno) da...