Cara Analisa Bilangan Asam Lemak Eteris (VFA/Pno) dalam latex
Kata Pengantar : Metode Analisa Bilangan Asam Lemak Eteris (VFA /Pno) dalam Latex.Bilangan Asam Lemak Eteris adalah " Jumlah gram KOH yang dibutuhkan untuk menetralisasi Kandungan Asam Lemak Eteris didalam latexx yang setara dengan 100 gram jumlah padatan.
Alat Bantu : Neraca analitis, Pembangkit UKP 100 ˚C, alat penyulang markham,gelas piala (beaker glass) 250 ml, erlenmeyer berkala, buret air, corong pengaduk dan sebagainya.
Sebelum Analisa
- Pastikan alat bantu sudah tersedia.
- Persiapkan contoh latex yang akan diperiksa
- Pastikan alat pelindung diri sudah dipakai.
- Persiapkan bahan-bahan kimia (Reagents) sbb:.
4.1 Timbang 1,5 Kg Ammonium Sulfat G.R (NH4)2SO4 kemudian larutkan dalam distilled water dan encerkan hingga menjadi 5 Liter.
4.2 Larutan Asam Sulfat 10 N. Tambahkan secara perlahan - lahan H2SO 4 pekat sebanyak 275 ml dan jadikan 1 liter dengan penambahan Distilled Water dan aduk sampai rata.
4.3 Larutan Ba (OH)2 0,01 N.
a. Cara pembuatan Larutan.
Timbang Ba(OH)2 8 H20 sebanyak 1,85 gram , kemudian jadikan 1 liter dengan penambahan Distilled Water.
b. Standarisasi - Timbang 0,01 gram Oxalid Acid (C₂H₂O₄) dan Larutkan dengan air secukupnya (± 15 ml). - Titrasi dengan larutan Ba(OH)₂ yang ingin diketahui Normalitasnya. Berat Oxalid Acid Normalitas Ba(OH)
₂ = -------------------------- ml Test x 0.063
c. Pembuatan Larutan Indikator Phenolphtalein (PP). Timbang 1 gram Phenolphtalein, kemudian larutkan dalam 100 ml Ethanol 95 %.
4.4 Larutan Indikator Brom Thymol Blue (BTB). - - Timbang 0.04 gram BTB dan giling dengan Mortal sampai halus. - Kemudian larutkan dengan NaOH 0,1 N sampai larut.- Lalu encerkan dengan distilled water hingga 100 ml.- Adjust (stel) pH larutan menjadi 7 ( dengan menambahkan larutan NaOH atau HCl)
4.5 Kertas Saring
4.6 Air Suling
4.7 Larutan Silikon Anti Foam 5 % Pipet 5ml larutan Silikon Anti Foam, kemudian larutkan dgn Distilled Water hingga 100 ml
Analisa
- Aduk Contoh dalam botol contoh
- Timbang 50 gram Latex kebun atau latex pekat didalam gelas piala 250 ml.
- Tambahkan 50 ml larutan 30% ammonium sulfat untuk latex kebun. Sedangkan untuk latex pekat sebanyak 75 ml larutan 30 % ammonium sulfat.
- Panaskan pada penangas air hingga dihasilkan Coagulum Sempurna, ditandai oleh serum yang jernih.
- Saring serum ke dalam beaker plastik 50 ml
- Pipet 25 ml serum hasil penyaringan ke dalam beaker plastik 50 ml yang telah berisi 5 ml asam sulfat 10 N, lalu aduk.
- Pipet 10 ml serum yang telah diasamkan ke dalam tabung penyuling markham.
- Tambahkan Larutan Silikon anti Foam secukupnya dan bilas dengan air suling.
- Tutup penyuling Markham dan alirkan uap air 100 ˚C dari pembangkit uap air ke dalam tabung penyuling markham.
- Sulingan ditampung di dalam erlenmeyer 250 ml yang berskala ( Kecepatan aliran sulingan diatur 3-6 ml per menit ).
- Setelah diperoleh 100 ml Sulingan ( Distilled), tambahkan 2-3 tetes BTB dan titrasi dengan larutan Ba(OH) ₂, hingga warna larutan berubah menjadi biru.
- Untuk setiap analisa contoh, harus menggunakan Blanko yaitu dengan cara yang sama tanpa contoh.
- Lakukan Perhitungan dengan Rumus sebagai berikut : - Rumus Perhitungan ALE ( VFA ) :
Dimana :
- W = Berat Contoh latex (gr)
- V2 = ml Ba(OH) ₂ yang terpakai untuk mentitrasi Contoh
- V1 = ml Ba(OH) ₂ yang terpakai untuk mentitran Blanko
- N = Normalitas Ba(OH) ₂
- KKK = Kadar Karet Kering ( Lihat Analisa DRC )
- KJP = Kadar Jumlah Padatan ( Lihat Analisa TSC)
14. Rumus Perhitungan Pno;
VFA x KJP
Pno = -----------------------------------
100 - KJP




